Bukit dengan Seribu Cerita
Belitung memang terkenal dengan pantainya yang memukau. Tapi ternyata, pesona pulau ini tidak hanya berhenti di garis pantai. Salah satu destinasi yang wajib kamu kunjungi kalau ingin merasakan sisi lain dari Belitung adalah Bukit Peramun. Terletak di kawasan barat daya pulau, Bukit Peramun menawarkan pengalaman wisata yang unik: dari pemandangan alam yang luar biasa, kisah mistis masyarakat lokal, hingga kecanggihan teknologi Augmented Reality (AR) yang bisa kamu akses lewat aplikasi!
Bukit ini tak hanya mengajak kamu mendaki atau melihat panorama dari ketinggian, tapi juga menggali kekayaan budaya dan ekologi khas Belitung. Artikel ini akan mengajakmu mengenal lebih dekat keindahan dan keunikan Bukit Peramun—mulai dari sejarahnya, daya tarik utama, hingga tips kunjungan.
1. Lokasi dan Akses ke Bukit Peramun
Bukit Peramun terletak di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Jaraknya sekitar 20 kilometer atau 30 menit berkendara dari pusat kota Tanjung Pandan.
Cara menuju ke sana:
- Gunakan kendaraan pribadi atau sewa motor/mobil dari Tanjung Pandan
- Akses jalan sudah cukup baik hingga ke area parkir
- Dari parkir, pengunjung bisa mendaki jalur setapak sekitar 10–15 menit ke puncak
Tidak perlu stamina luar biasa, karena treknya sudah dibuat rapi dan ramah untuk semua kalangan.
2. Asal Usul Nama “Peramun” dan Sejarah Singkat
Kata “Peramun” berasal dari bahasa lokal yang berarti “obat-obatan”. Dahulu, bukit ini digunakan masyarakat setempat untuk mencari tumbuhan obat tradisional. Hingga kini, kawasan ini masih kaya akan flora langka, termasuk tanaman yang dipercaya punya nilai pengobatan.
Bukit ini mulai dikembangkan menjadi destinasi ekowisata sejak beberapa tahun terakhir oleh komunitas lokal dan pegiat konservasi. Mereka menggabungkan pendekatan pelestarian, edukasi, dan teknologi dalam satu kawasan.
3. Daya Tarik Utama Bukit Peramun
🌄 Panorama dari Puncak
Dari atas bukit, kamu bisa melihat panorama 360 derajat yang memanjakan mata:
- Hutan lebat
- Garis pantai di kejauhan
- Pulau-pulau kecil di lepas pantai
🐒 Habitat Tarsius
Bukit Peramun adalah salah satu habitat alami tarsius, primata kecil nocturnal yang sangat langka. Pengunjung bisa ikut tur malam untuk melihat tarsius dengan pemandu lokal.
🌿 Flora Langka
Kawasan ini punya lebih dari 100 jenis tanaman obat, termasuk yang hanya bisa ditemukan di Belitung.
📱 Augmented Reality (AR)
Ini yang bikin unik: kamu bisa mengunduh aplikasi Bukit Peramun dan menikmati informasi tambahan lewat AR. Misalnya:
- Mengenal nama dan manfaat tanaman dengan scan QR code
- Mendengar cerita rakyat lokal lewat fitur suara
- Melihat avatar 3D tarsius di layar HP
📸 Spot Foto Instagramable
Ada banyak spot foto keren:
- Batu berbentuk unik (seperti kepala naga)
- Jembatan bambu
- Spot “Langit Biru” dengan latar pepohonan tinggi
- Papan nama Bukit Peramun dengan latar hijau alami
4. Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Bukit Peramun
🥾 Tracking Santai
Dengan jalur yang ramah untuk semua umur, kamu bisa menikmati hiking santai sambil belajar tentang flora dan fauna.
📷 Foto dan Konten Kreatif
Buat kamu yang suka nge-vlog atau posting, tempat ini penuh sudut kreatif.
🌌 Night Tour
Ikut tur malam untuk:
- Melihat tarsius
- Menikmati suasana hutan di malam hari
- Mendengar cerita lokal yang penuh mistis
🌿 Kelas Edukasi Alam
Tersedia juga program edukasi:
- Penggunaan tanaman obat
- Konservasi satwa
- Teknologi ekowisata
🛶 Kunjungan ke Air Terjun Mini (Musiman)
Saat musim hujan, ada aliran air kecil yang bisa dikunjungi di area bawah bukit.
5. Fasilitas di Bukit Peramun
- Area parkir luas
- Toilet umum
- Warung dan area kuliner sederhana
- Mushola
- Pusat informasi dan tour guide
- WiFi publik di area basecamp
- Jalur tracking dengan penanda jelas
Komunitas lokal sangat aktif mengelola dan menjaga kebersihan tempat ini, jadi tetap hormati aturan ya.
6. Harga Tiket dan Jam Operasional
- Tiket masuk: Rp10.000 – Rp20.000 per orang
- Tur malam (tarsius): sekitar Rp50.000
- Kelas edukasi (group): berdasarkan permintaan
Jam buka: 08.00 – 17.00 WIB (khusus tur malam bisa reservasi)
7. Tips Berkunjung ke Bukit Peramun
- Gunakan alas kaki yang nyaman
- Bawa botol minum sendiri (bisa refill di area basecamp)
- Unduh aplikasi Bukit Peramun sebelum naik
- Ikuti jalur resmi dan tidak memetik tanaman
- Patuhi aturan selama tur malam agar tidak mengganggu satwa
8. Testimoni Wisatawan
“Teknologinya keren, bisa scan tanaman dan langsung tahu khasiatnya. Edukatif dan fun!” – Lita, Surabaya
“Naik bukitnya nggak berat, tapi view dari atas bikin speechless.” – Rendi, Bandung
“Pertama kali lihat tarsius langsung, lucu banget dan langka!” – Nisa, Jakarta
9. Bukit Peramun: Perpaduan Alam, Budaya, dan Teknologi
Bukit Peramun bukan sekadar tempat foto-foto atau trekking. Ini adalah destinasi yang menggabungkan banyak hal:
- Pelestarian satwa dan tumbuhan langka
- Kearifan lokal masyarakat Belitung
- Penggunaan teknologi dalam edukasi
Wisata ke sini bisa membuka wawasan dan menghadirkan pengalaman baru yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga bermakna.
Kesimpulan: Bukit Peramun, Wajah Baru Wisata Alam Belitung
Jika kamu bosan dengan destinasi pantai yang itu-itu saja, Bukit Peramun menawarkan wajah baru wisata Belitung. Dengan pemandangan menakjubkan, jejak budaya yang kaya, dan sentuhan teknologi kekinian, tempat ini cocok untuk semua kalangan: dari pelajar, pecinta alam, hingga keluarga yang ingin liburan edukatif.
Yuk, saatnya menjelajah Bukit Peramun dan temukan sisi lain Belitung yang tak kalah memesona! 🌿📱🌄

Leave a Reply